Senin, 05 Mei 2014

Menunggu Sejoli Berciuman di Jalan

Seperti biasa, hari Senin, jam 21:00 saya baru meluncur pulang dari mengajar. Seperti biasa pula hari Senin adalah hari yang paling melelahkan buat saya. Saya berangkat pagi-pagi dari Semarang menuju Jogja dengan segala aktifitasnya dan diakhiri dengan mengajar hingga jam 21:00.
Untungnya saya pulangnya tidak ke Semarang akan tetapi rumah di Jogja.

Malam ini tidak seperti biasanya, pintu keluar sudah mulai ditutup sebelah oleh satpam. Saya mengambil mobil saya yang tidak jauh dari gedung perkuliahan.

Segera kuhidupkan mobil dan meluncur pulang. Jalur yang biasa kulalui adalah jalan Timoho.

Persis di perempatan lampu merah Timoho saya berhenti di belakang mobil hitam plat AD. Beberapa saat lampu menyala hijau namun mobil itu teridam cukup lama. Aku mencoba memperhatikan gerak-gerik yang ada di dalam mobil dan ternyata, sebuah siluet orang berciuman antara driver dan penumpang wanita terlihat begitu jelas.

Sekilas saya perhatikan usinyanya sekitar 20an. Saya langsung saja mainkan lampu mobil saya beberapa kali dan akhirnya sadar juga. Mobil pun bergerak maju. Namun setelah melewati lampu merah mobil tersebut menepi di kegelapan malam.

Entah apa yang mereka lakukan malam-malam begini di tempat gelap itu. Ya sudahlah, saya tidak mau berperasangka buruk. Kupacu terus saja mobilku. Aku sudah segera ingin menikmati tempat tidurku.

3 komentar:

  1. Kalau pulang kampung, saya (juga) sering melihat ayam/kambing "sejoli" kawin di jalan

    BalasHapus

Silakan menulis komentar. Tulislah komentar dengan penuh tanggung jawab.

Coretan Populer